Operator Pendakian Gunung Indonesia - Porter dan Guide

WisataGunung - WisataAlam - WisataPantai - WisataBuatan - WisataOutbond - WisataOuting - Family Gathering - Bulan Madu - Honyemoon
Amanah - Profesional - Efisien

Porter Gunung

Post Top Ad

Rabu, 11 Desember 2019

Porter Semeru, Cara Menangani Penyakit Ketinggian


Porter Semeru, Cara Menangani Penyakit Ketinggian
Paket Mendaki Gunung Semeru, Guide, Jeep Tumpang Ranupane, Simaksi Online Bromo dan Semeru, Open Trip Gunung Bromo dan Semeru 2020 2021 2022

Informasi dan Konsultasi Pendakian Gunung
085 643 455 685

gunungindonesia - Para pendaki yang suka naik gunung kemungkinan terserang penyakit ketinggian atau high altitude sickness. High Altitude sickness adalah kondisi umum yang dapat terjadi ketika seseorang naik ke dataran tinggi terlalu cepat. Kondisi ini seringkali menyerang pendaki yang berada di ketinggian lebih dari 2000 meter di atas permukaan laut.

Suka Naik Gunung?? 
Hati-hati dengan Penyakit Ketinggian
Apa itu Penyakit Ketinggian?
Penyakit ketinggian bisa disebabkan oleh udara dingin, kelembapan udara yang rendah, peningkatan radiasi ultraviolet, dan penurunan tekanan udara. Jumlah oksigen akan menipis di dataran tinggi. Akibatnya tubuh harus bernapas lebih cepat untuk mendapatkan lebih banyak oksigen.

Penyakit ketinggian umumnya ditandai dengan beberapa gejala, antara lain sakit kepala, pusing, tidak nafsu makan, sakit perut, mual, merasa lemas dan lelah. Jika Anda hendak naik gunung, sebaiknya ketahui bagaimana cara mengatasi penyakit ketinggian ini.

Pentingnya Aklimatisasi Untuk Pendakian Gunung
  1. Dianjurkan untuk menambah ketinggian secara bertahap
  2. Mengkonsumsi banyak cairan, minum sebanyak mungkin
  3. Hindari minuman beralkohol, merokok dan konsumsi obat tidur
  4. Hindari aktifitas yang berlebihan yang menguras banyak tenaga
  5. Jangan melakukan trekking sendirian
  6. Tidak mendaki lebih tinggi saat sudah terkena gejala penyakit ketinggian walaupun tarafnya masih ringan.
Dalam aklimatisasi yang harus diperhatikan adalah mengenakan jaket atau pakaian yang sesuai yakni pakaian yang mampu melindungi tubuh dari suhu dingin ketika proses aklimatisasi contohnya gunakan lah jaket yang mempunyai kemampuan menginsulasi panas tubuh dengan seperti jaket bulu angsa dan sejenisnya.

Source : https://www.instagram.com/p/B5IDnAZhGMC/?utm_source=ig_web_copy_link

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Halaman