Jadwal Terencana Open Trip dan Private Trip


SALAM PETUALANGAN !!!

Apabila membutuhkan bantuan informasi, konsultasi, reservasi segera hubungi +62 85 643 455 685 [[ Syarif ]] melalui WhatApp. Pesan anda akan kami respon dengan respon terbaik kami !!!

Ini Rasanya Berkemah di Tebing 1.219 Meter dengan Sudut Kemiringan 90 Derajat

Ini Rasanya Berkemah di Tebing 1.219 Meter dengan Sudut Kemiringan 90 Derajat

Rabu, 08 Juni 2011, 11:32 WIB  www.dailymail.co.uk 
 
Sejumlah pemanjat tebing membuat aksi dengan mendirikan tenda dan berkemah di sebuah tebing tinggi.
Sejumlah pemanjat tebing membuat aksi dengan mendirikan tenda dan berkemah di sebuah tebing tinggi.
 
REPUBLIKA.CO.ID,ARTIK - Inilah berkemah paling berbahaya di dunia. Sekelompok pemanjat tebing mendirikan tenda di ketinggian tebing 4.000 kaki (1.219,2 meter). Kondisinya semakin berbahaya karena lokasi kemahnya berada di atas kemiringan 90 derajat.

Untuk banyak orang, perjalanan berkemah cukup untuk mendapatkan lokasi yang nyaman untuk beristirahat. Mereka kemudian akan langsung mendirikan kemahnya. Tapi, bagi penjelajah pemberani, mendirikan kemah di ketinggian sepanjang 300 bus itu merupakan hal biasa seperti kegiatan sehari-hari pergi ke kantor.

Sejumlah pemanjat tebing baru-baru ini melakukan aksi menegangkan tersebut. Mereka mendirikan tenda kemah di atas ketinggian 4.000 kaki. Hebatnya lagi adalah mereka tinggal di tenda tersebut selama berpekan-pekan.

Wiltsie Gordon (57), seorang fotografer petualang, mengambil risiko mengorbankan nyawanya untuk bisa mengabadikan momen tersebut. ''Selama pendakian ini adalah musim Artik sehingga es-es mencair. Kami sering kejatuhan bebatuan dan potongan es,'' katanya.

Anda jangan berpikir batu yang berjatuhan itu adalah batuan berskala kecil layaknya sebuah kerikil. Menurut Gordon, mereka juga pernah nyaris kejatuhan batu atau es seukuran mobil.

''Saya beberapa kali nyaris kejatuhan benda yang bisa membuat fatal. Jaraknya hanya beberapa inchi saja,'' katanya. ''Kejatuhan obyek selalu terbayang dalam pikiran Anda. Jika Anda melihat gambar dari tenda yang bergantung, Anda bisa lihat tenda berada di bawah batu yang menjorok untuk melindungi dari kejatuhan benda-benda.''

Perlengkapan modern membuat mereka mampu meminimalisasi risiko terjatuh. Namun demikian, potensi terjatuh dari ketinggian 4.000 kaki tetap terbuka lebar.

''Tapi, saya merasa mendapat kenyamanan seperti berkemah di tempat biasa. Aku merasa aman karena disambungkan dengan jangkar yang terpisah dari tenda,'' kata Gordon. ''Satu hal yang membuat tidak nyaman adalah aku harus bersandar pada tebing untuk mendapatkan makanan atau pasokan yang digantung di luar tenda.''

Related Posts

Komentar

Open Trip Pendakian Gunung

Open Trip Pendakian Gunung Sumbing, Sindoro, Lawu dan Prau 16-17 Agustus 2020. Informasi selengkapnya hubungi +62 85 643 455 685

Gunung Buka Pasca Covid

Covid 19 memang berbahaya namun dengan pengalaman dan mengantisipasi akan menjadikan bahaya tersebut akan berkurang dan dapat ditiadakan. Dengan semangat Anda Aman Bersama Kami, kami akan berupaya untuk menjaga Anda.

Gunung Buka Pasca Covid (Jateng)

Gunung Lawu (21-24 Juni 2020) #Gunung Prau (03 Juli 2020) #Gunung Sindoro (18-24 Juli 2020) #Gunung Sumbing (01 Agustus 2020)

Jabar - Jatim - Sumatra - Lombok - DLL

Gunung Lainnya kunjungi https://www.xplorewisata.com/p/jalur-buka-tutup-pendakian-gunung.html

Cara Menulis Pesan // Komentar

Anda dapat mengomentari artikel ini menggunakan akun google anda. Silahkan untuk masuk ke email anda / akun google kemudian berkomentar secara bijak.

Xplore Wisata // Operator Porter dan Guide Indonesia


  1. Xplore Wisata adalah salah satu pilihan terbaik untuk pendakian gunung terbaik dengan guide dan porter yang berpengalaman di semua gunung Indonesia.
  2. Inovasi selalu kami lakukan sehingga Anda akan mendapatkan kesan terbaik ketika mendaki bersama kami.
  3. Kami akan memastikan bahwa perjalanan anda akan berkesan serta memuaskan dan rindu untuk bertemu dengan tim kami kembali.

Subscribe Our Newsletter