Gunung Buka Pasca Covid

Gunung Buka Pasca Covid
Jateng
Gunung Lawu (21-24 Juni 2020)
Gunung Prau (03 Juli 2020)

Jabar - Jatim - Sumatra - Lombok - DLL
Gunung Lainnya kunjungi https://www.xplorewisata.com/p/jalur-buka-tutup-pendakian-gunung.html

SALAM PETUALANGAN !!!

Apabila membutuhkan bantuan informasi, konsultasi, reservasi segera hubungi +62 85 643 455 685 [[ Syarif ]] melalui WhatApp. Pesan anda akan kami respon dengan respon terbaik kami !!!

Paket Merbabu - Hotel Murah di Lereng Merapi Merbabu

Paket Wisata Pendakian Gunung Merbabu, Porter dan Guide Gunung Merbabu, Transportasi Menuju Merbabu, Penginapan di Lereng Merbabu
 
HOTEL DI JALUR PENDAKIAN SELO [ MERBABU ] dan NEW SELO [ MERAPI ] 

Agrowisata Selo Pass Resort  (Agrosepa) terletak di antara kaki Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, “Selo” diambil dari kata “disela-selanya” atau “diantarannya” yang dimaksudkan adalah suatu desa atau daerah yang berlokasi di antara dua gunung besar yaitu Merapi dan Merbabu.  Agrosepa terletak antara 7o 29’ 58” S dan 110o 27’ 59” T pada ketinggian 1550 meter di atas permukaan laut yang mempunyai keunikan sendiri jika dibandingkan dengan tempat wisata lain. Lokasi ini dapat kita capai sekitar 1 jam dari Bandara International Surakarta , 2 jam dari Bandara International Yogyakarta atau 3 jam dari Bandara Semarang. Potensi wisata yang dimiliki oleh kawasan ini cukup luar biasa hebatnya. Bagaimana tidak hebat,  karena daerah ini mempunyai kehidupanm volcano paling aktif di dunia yang dikenal dengan letusan type Marapi yang sangat spesifik di antara gunung-gunung berapi di dunia, dimana erupsinya terjadi tiap menit, sehingga gunung Merapi bisa dikatakan sebagai jantungnya bumi. 
Tata letak morfologi kawasan ini sangat mendukung sekali dari segi kenyamanan dan keamanan, karena adanya Gunung Bibi dengan magma andesit-basaltik berumur ± 700.000 tahun terletak di lereng  timur Merapi termasuk Kabupaten Boyolali. Batuan gunung Bibi bersifat andesit-basaltik namun tidak  mengandung orthopyroxen. Puncak Bibi mempunyai ketinggian sekitar 2050 m di atas muka laut dengan jarak datar antara puncak Bibi dan puncak Merapi sekarang sekitar 2.5 km. Karena umurnya yang sangat tua Gunung Bibi mengalami alterasi yang kuat sehingga contoh batuan segar sulit ditemukan, inilah sebagai “Gunung Pelindung” bagi kawasan di lereng timur dan di bawahnya seperti Boyolali, Surakarta dan sekitarnya. Sehingga para wisatawan dapat menikmati pemandangan alam kapanpun baik pada kondisi normal atau pada saat terjadinya erupsi besar sekalipun. Setiap malam 1 Suro diadakan acara Sedekah Gunung. Merapi merupakan salah satu gunung paling aktif. Dengan beberapa puncak pendakian seperti Pasar Bubrah dan Puncak Garuda, dapat ditempuh dari Selo, tepatnya dari Pos Penjagaan Joglo. Gunung Merbabu merupakan gunung non aktif dengan medan terbuka dan berbukit-bukit dengan ladang-ladang petani. Pendakian Merbabu dapat ditempuh kira-kira 6 jam dari Selo.
 
Pada malam hari kawasan ini memberikan panorama yang luar biasa dimana dari Agrosepa wisatawan dapat menikmati panorama malam  7 kota yang bermandikan cahaya yaitu kota Surakarta, Klaten, Yogyakarta , Boyolali, Sukaharja, Salatiga dan Karanganyar. Sedangkan di sebelah baratnya menjulang dua Gunung yang selalu berdiri gagah seperti raksasa yang sedang melindungi kita untuk bersemayam, inilah wajah Eksotik Agrosepa.
 
Seperti melihat pertunjukkan kolosal alam yang luar biasa dimana hari berganti siang Agrosepa memberikan nuansa yang sangat lain yaitu berupa hamparan ladang hijau bak seperti gulungan permadani yang berombak bertaburkan kabut-kabut putih seperti disapu kain sutra memberikan pesona yang luar biasa. Inilah negeri para dewa dimana tidak akan pernah ditemukan di tempat lain. Sehingga tidak heran jika di daerah ini juga dijadikan tempat untuk peristirahatan dan tempat bertapa para raja dan wali seperti Hamengku Buwono  HB X , Kiai Ki Ageng Kebokanigoro, Ki Hajar Seloko, para pepunden masyarakat dll.

RESORT AGROSEPA
Agrosepa sebagai resort berbintang  dibangun dengan arsitektur tropikal naturalis di tengah kebun sayur memiliki 11 kamar mewah yang dilengkapi dengan ruang pertemuan berkapasitas 100 orang dan restorasi berkapasitas 50 orang sangat tepat untuk tempat beristirahat, mendapat ketenangan , dan menikmati panorama surgawi, serta mendapatkan udara sehat dan segar menjadikan anda betah untuk berlama-lama di resort ini. Makanan khas standard organik selalu dihidangkan sesuai permintaan. beberapa tanaman langka yang tidak dapat ditemui di tempat lain seperti Alfalfa dan Adas sangat tepat sebagai hidangan khas anda baik dibuat sayur, herbal  dan minuman. resort ini juga menyediakan menara pandang sebagai tempat pengamatan aktifitas gunung Merapai, sehingga pada saat erupsi dapat dilihat langsung baik dengan mata telanjang maupun juga lebih jelas lagi dengan teropong.

Fasilitas ini juga disiapkan untuk wisata pendidikan, dimana pengunjung dapat berinteraksi dengan alam agar lebih memahami akan arti keseimbangan dan nilai alam bagi kehidupan sesisi alam itu sendiri. Wisata pendidikan yang tersedia adalah seperti adanya :
 
Sabuk Gunung  : para wisatawan dapat melihat pentingnya mengatur tanah pertanian agar tidak terjadi erosi dan dapat menahan air dan humus tanah.
 
Pertanian Organik : para wisatawan dapat berpraktek mengolah tanah, menanam dan memanen sayuran yang dikelola secara organik termasuk membuat pupuk dan pestisida organik dari bahan-bahan alam setempat seperti daun adas dll.
 
Agro Alfalfa : para wisatwan dapat mencoba membuat minuman herbal dari saun alfalfa yang hanya ditemui di  
 
Agrosepa saja. Alfalfa merupakan tanaman yang mampu menangkal radikal bebas dan sangat bermanfaat untuk membantu metabolisma dalam tubuh manus.
 
Volcano : para wisatawan dapat melihat langsung pemandangan spektakuler aktifitas Merapi dari dekat namun tetap nyaman dan aman melalui menara pandang yang disediakan oleh Agrosepa. Juga dapat melihat volcano theatre yang memberi pertunjukkan bagaiaman cara menyelamatkan diri serta berbagai fenomena letusan gunung di seluruh dunia


SENTRA KESEMEK 
Agrosepa sebagai resort berbintang berada di sentra perkebunan kesemek baik yang berada di kebun resort sendiri maupun juga yang dikelola oleh para masyarakat binaan resort.   
Kesemek adalah nama sejenis buah-buahan dari marga Djospyros. Tanaman ini dikenal pula dengan sebutan buah Kaki, atau dalam Oriental (Chinese/Japanese) persimmon. Nama ilmiahnya adalah Diospyros Kaki. (‘Kaki’, bahasa jepang adalah nama zat tanin yang dihasilkan buah ini). Pohon kesemek berukuran kecil sampai sedang, 15 m atau kurang, dioesis (dioecious, berumah dua) dan kadang-kadang monoesis, berbatang pendek dan bengkok-bengkok, banyak cabang, serta menggugurkan daun.
 
Daun dalam dua deret, tersusun berseling, bertangkai pendek lk. 3 cm, bundar, bundar telur sampai jorong, 2,5-15 × 5-25 cm, hijau kuning berkilap. Bunga jantan dalam malai pendek berisi 3-5 kuntum, bunga betina soliter, di ketiak daun, berbilangan 4. Buah buni berbentuk gepeng membulat dan bersegi empat, hijau kekuning-kuningan sampai merah, dengan daun kelopak yang tidak rontok.kesemek sekarang sudah sulit dijumpai atau hampir punah
 
Kesemek yang matang berwarna antara jingga kekuningan sampai kemerahan dan berdiameter antara 2-8 cm. Buah ini dapat dimakan langsung dalam keadaan segar setelah diolesi dengan air kapur dan diperam, agar rasa sepatnya hilang. Buah juga dapat dikeringkan atau diolah menjadi selai, agar-agar, es krim dan lain-lain. Buah kesemek segar mengandung 19,6% karbohidrat , terutama fruktosa dan   glukosa 0,7% protein, vitamin A dan kalium.
 
Buah kesemek yang muda mengandung zat tanin yang dinamai tanin-kaki, yang menimbulkan rasa sepat pada buah. Zat ini akan berkurang bersama dengan masaknya buah. Tanin-kaki dimanfaatkan untuk mengawetkan berbagai kerajinan tangan, membantu produksi arak-beras di Jepang, serta bahan pengobatan penyakit hypertensi.

SENI BUDAYA
Agrosepa sebagai resort berbintang berada  di tengah maraknya seni buda yang tumbuh subur di kawasan ini. Ada beberapa macam tari keprajuritan yang berkembang dengan baik di kawasan Selo. Menurut cerita seorang prajurit ahli pedang kepercayaan Pangeran Diponegoro pernah bersembunyi dari kejaran Belanda di daerah ini. Prajurit tersebut bernama Ki Hajar Seloka. Prajurit ini sangat dihormati di wilayah ini, bahkan ada yang mengkaitkan nama kawasan Selo berasal dari nama prajurit tersebut. Beberapa tari yang berkisah tentang keprajuritan yang ada di wilayah ini adalah tari Soreng, tari Jlantur dan tari Badui. Menurut riwayatnya tari Soreng dan Jlantur adalah tari ciptaan Ki Hajar Seloko yang diwariskan.
 
Kesenian Soreng tersebut merupakan kesenian asli masyarakat Selo. Kesenian tersebut dimainkan dalam upacara adat atau hajatan besar yang terjadi di Kecamatan Selo. Kesenian Soreng yang merupakan kesenian yang diadopsi dari kisah Aryo Penangsang dan para prajuritnya. Kesenian Soreng sendiri idealnya minimal dimainkan oleh 10 sampai 12 orang penari laki-laki. Aryo Penangsang merupakan adipati Pati yang berperang merebut takhta kerajaan Demak, sepeninggal Sultan Tranggono. Aryo Penangsang tidak setuju kalau takhta kerajaan diwariskan ke Mas Karebet atau Joko Tingkir yang merupakan menantu Sultan Tranggono. Mas Karebet mewarisi takhta kerajaan Demak, dan memindahkan ke istana Pajang. Sebagai raja kerajaan Pajang mas Karebet bergelar Sultan Hadiwijaya. Aryo Penangsang memiliki kesaktian yang mandraguna. Tunggangan Aryo Penangsang adalah kuda jantan tegar  yang diberi nama Gagak Rimang. Pada akhirnya Aryo Penangsang gugur setelah bertarung dengan Danang Sutawijaya yang merupakan putra angkat Sultan Hadiwijaya. Danang Sutawijaya sendiri akhirnya menjadi raja Mataram di Kotagede, Yogyakarta dengan gelar Panembahan Senopati.  Ketika tabuhan rebana dimainkan dengan irama cepat, mampu menyedot perhatian begitu banyak masyarakat Dukuh Cangkol. Ratusan orang langsung berkumpul dalam tempo waktu beberapa menit. Kesenian Soreng sendiri merupakan kesenian yang cukup diminati seluruh masyarakat Cangkol. Tua-muda, bahkan anak-anak tumpah ruah menyaksikkan kesenian tersebut. Gerakan unik yang dimainkan para penari Soreng menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Cangkol.


TAMAN NASIONAL
Agrosepa merupakan tempat untuk wisata alam / ecotourism yang paling tepat bagi anda dan keluarga yang senang berpetualangan ilmiah karena berada dekat dengan dua taman nasional yaoti Taman Nasional Gunung Merbabu dan Taman Nasional Gunung Merapi.
Taman Nasional Gunung Merbabu merupakan  taman nasional yang mencakup kawasan hutan di Gunung  Merbabu,  ditunjuk berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No. 135/Menhut-II/2004 tanggal 4 Mei 2004 tentang perubahan fungsi kawasan hutan lindung dan  taman wisata akam pada kelompok hutan Merbabu seluas 5.725 hektar. Kawasan ini dinilai penting sebagai sumber mata air bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Selain itu, kawasan hutan Merbabu juga merupakan habitat flora dan fauna yang dilindungi dan dilestarikan. Sistem pengelolaan taman nasional yang diterapkan diharapkan mampu untuk melestarikan dan mengembangkan kawasan konservasi ini sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
Kawasan taman nasional ini terutama terdiri dari zona-zona hutan pegunungan, seperti yang dikemukakan van Steenis.
1.      Zona hutan pegunungan bawah (1.000—1.500 m dpl), saat ini telah berubah (tidak asli lagi) dan ditumbuhi oleh jenis-jenis tusam (Pinus merkusii), puspa (Schima wallichii ssp. noronhae) dan bintuni.
2.      Zona hutan pegunungan atas (1.500—2.400 m dpl), ditumbuhi oleh jenis-jenis akasia ( Accacia decurrens), puspa, sengon gunung (Albizia lophanta),  sowo (Engelhardtia serrata),  cemara gunung (Casuarina junghuhniana), paang (Quercus sp), dan tanganan.
3.      Zona hutan (vegetasi) sub-alpin (2.400—3.142 m dpl), ditumbuhi oleh rerumputan dan edelweis jawa. 

Beberapa jenis hewan yang tercatat dari kawasan ini di antaranya adalah elang jawa, elang hitam, alap-alap sapi, elang ular bido, ayam hutan, tekukur, gelatik batu, kijang, landak, musang, luwak, monyet ekor panjang, macan tutul dan lain-lain.


Taman Nasional Gunung Merapi masuk ke dalam wilayah dua propinsi, yakni  Jawa Tengah dan Yogyakarta. Penunjukan kawasan TN Gunung Merapi dilakukan dengan SK Menhut 134/Menhut-II/2004 tanggal 4 Mei 2004. Tujuan pengelolaannya adalah perlindungan bagi sumber-sumber air, sungai dan penyangga sistem kehidupan kabupaten/kota-kota Sleman, Yogyakarta, Klaten, Boyolali, dan Magelang. Sementara ini, sebelum terbentuknya balai pengelola taman nasional, TN G Merapi berada di bawah pengelolaan Balai KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) Yogyakarta . 
Hutan-hutan di Gunung Merapi telah ditetapkan sebagai kawasan lindung, sejak tahun 1931 untuk perlindungan sumber air, sungai dan penyangga sistem kehidupan kabupaten/kota Sleman, Yogyakarta, Klaten, Boyolali, dan Magelang.
Sebelum ditunjuk menjadi TNG Merapi, kawasan hutan di 


wilayah yang termasuk propinsi DI Yogyakarta terdiri dari fungsi-fungsi hutan-lindung  seluas 1.041,38 ha , cagar alam (CA) Plawangan Turgo 146,16 ha; dan taman wisata alam (TWA) Plawangan Turgo 96,45 ha. Kawasan hutan di wilayah Jateng yang masuk dalam wilayah TN ini merupakan hutan lindung seluas 5.126 ha.


Wilayah Gunung Merapi merupakan sumber bagi tiga DAS (daerah aliran sungai), yakni DAS Progo di bagian barat; DAS Opak di bagian selatan dan DAS  Bengawan Solo di sebelah timur. Keseluruhan, terdapat sekitar 27 sungai di seputar Gunung Merapi yang mengalir ke tiga DAS tersebut.
kosistem Merapi secara alami merupakan hutan tropis pegunungan yang terpengaruh aktivitas gunung berapi. 
 
Beberapa jenis endemik di antaranya adalah  Saninten (Castanopsis argentea), anggrek Vanda tricolor, dan Elang Jawa (Spizaetus bartelsi). Taman nasional ini juga merupakan tempat hidup Macan tutul Panthera pardus).

NUGROHO WIDIASMADI (Pemerhati Ekowisata)

Sumber,
http://agrosepa.blogspot.co.id

Call Center ExploreWisata.com,
085.643.455.685
D72E559E / 7A722B86
#porter #guide #pemandu #transport lokal #rinjani 3.726 mdpl #semeru 3.676 mdpl #slamet 3.428 mdpl #lawu 3.265 mdpl #merbabu 3.145 mdpl #sindoro 3.150 mdpl #gunungprau 2.565 mdpl #gunungsikunir #porterrinjani #portersemeru #porterargopuro #portermerbabu #porterlawu #porterslamet #portersumbing #portersindoro #kaosadventure #kaosbacpacker #backpackerindonesia #opentripsemeru #opentripmerbabu #opentripkarimunjawa #opentriprinjani #cikuray #gede #parango #gunungsalak #bromo #karimunjawa #guapindul #raftingsungaielo #raftingelo #raftingprogo #tangkubanperahu #derawan #belitung #pahawang #cartensz piramid, #trekkingcartensz #cartenz murah #sevensummit

Related Posts

Komentar

Cara Menulis Pesan // Komentar

Anda dapat mengomentari artikel ini menggunakan akun google anda. Silahkan untuk masuk ke email anda / akun google kemudian berkomentar secara bijak.

Xplore Wisata // Operator Porter dan Guide Indonesia

  1. Xplore Wisata adalah salah satu pilihan terbaik untuk pendakian gunung terbaik dengan guide dan porter yang berpengalaman di semua gunung Indonesia.
  2. Inovasi selalu kami lakukan sehingga Anda akan mendapatkan kesan terbaik ketika mendaki bersama kami.
  3. Kami akan memastikan bahwa perjalanan anda akan berkesan serta memuaskan dan rindu untuk bertemu dengan tim kami kembali.
Subscribe Our Newsletter