Jadwal Terencana Open Trip dan Private Trip


SALAM PETUALANGAN !!!

Apabila membutuhkan bantuan informasi, konsultasi, reservasi segera hubungi +62 85 643 455 685 [[ Syarif ]] melalui WhatApp. Pesan anda akan kami respon dengan respon terbaik kami !!!

Porter Raung - Legenda Arca Nyei Punggungi Gunung Raung

Porter Raung - Legenda Arca Nyei Punggungi Gunung Raung
Guide Gunung Raung, Ojek Gunung Raung, Info Gunung Raung
8 Fakta dan Misteri Gunung Raung yang Dipercaya Masyarakat

GUNUNG RAUNG – Selain terdiri dari ribuan pulau, Indonesia juga terdiri dari ribuan pegunungan. Pegunungan tersebut diantaranya adalah gunung mati dan sebagian gunung berapi yang masih aktif. Salah satu gunung berapi aktif itu adalah gunung Raung.

Gunung Raung merupakan gunung berapi kerucut yang terdapat di ujung timur Pulau Jawa, Indonesia. Secara letak administratif, lokasi kawasan gunung raung termasuk dalam area wilayah 3 kabupaten di Besuki, Jawa Timur. Lokasi kabupaten yang termasuk didalamnya yaitu Jember, Banyuwangi serta Bondowoso.

Selain menyimpan magma panas, gunung Raung juga menyimpan beberapa fakta dan misteri yang masih dipercaya masyarakat. Beberapa fakta dan misteri tersebut bahkan cukup membuat bulu kuduk merinding. Seperti apa fakta dan misteri tersebut? Berikut diantaranya.

Legenda Arca Nyei Punggungi Gunung Raung

noenkcahyana.blogspot.com
noenkcahyana.blogspot.com
Jalan Purbakala Desa Pekauman Kecamatan Grujukan sepintas tak berbeda dengan desa lain di Kabupaten Bondowoso. Namun, jika siapa pun yang masuk ke jalan itu akan menemukan aneka jenis batu tersebar di antara ladang tembakau atau tebu hingga halaman rumah penduduk setempat.

Salah satu artefak yang terlihat menonjol adalah arca Batu Nyei, batu perempuan yang berdiri di tengah ladang tembakau, memunggungi gunung Raung yang berada di sisi timurnya. “Itu batu Nyei, sudah ada sejak saya kecil,” kata Nihak, penduduk setempat, Selasa, 28 Juli 2015.

Seperti hari-hari sebelumnya, pagi itu, Nihak sedang mencari rumput di sela ladang tembakau, di sekitar Jalan Purbakala, Desa Pekauman. Dari kisah turun temurun, Nihak menyebut batu itu adalah sosok wanita yang menjadi batu akibat tersambar petir.

“Ceritanya, dia ditinggal suaminya ke pasar menjual daun, kemudian dia berlari menyusul dan tersambar petir menjadi batu,” kata Nihak sambil menunjuk arca batu yang menyerupai sosok perempuan tak jauh dari tempatnya mencari rumput.

Arca batu itu memiliki tinggi sekitar 2 meter dengan bagian kaki hingga lutut terkubur dalam tanah. Bagian wajah terpahat dengan kasar, menyisakan sedikit lekuk akibat terkikis zaman dan usia. Kedua tangan tampak menelangkup menutup vulva nya. Sedangkan bagian pinggul terpahat dengan ukuran yang lebih menonjol dibanding bagian pahatan lain.

“Sepertinya dia malu, jadi menutup kemaluannya,” kata Nihak. Sementara arca suami atau batu Jei, dahulu juga ada sekitar 200 meter ke arah barat dari lokasi batu Nyei saat ini. Sayangnya, batu arca Jei tak lagi di lokasinya. “Dulu ada batu suaminya, dia juga tersambar petir, tapi saya tak tahu sekarang di mana,” ujarnya.

Hingga saat ini, Nihak mengaku sering melihat pengunjung yang datang dan meninggalkan uang disekitar arca. Beberapa pengunjung bahkan sempat melilitkan kain putih untuk menutup bagian pinggang dari arca Nyei. “Banyak yang naruh uang di patung itu, mereka berdoa sesaat, tidak tahu berdoa untuk apa.”

Arca Nyei Lambang Dewi Kesuburan

Juru Pelihara situs Purbakala di Pekauman, Amsari menyebut batu arca Nyei berusia sekitar 4.500 tahun lalu. Batu itu ditemukan sepasang dengan batu Jei atau arca batu laki-laki yang ditemukan belakangan, sekitar tahun 2010 lalu.

“Arca perempuan sudah lama ditemukan dan terdaftar. Arca laki-laki baru tahun 2010 saya temukan terkubur di ladang petani sekitar sini,” kata Amsari.

Petugas dari Balai Pelestari Cagar Budaya Trowulan Mojokerto, Jawa Timur itu mengatakan, arca pria berukuran 2,9 meter dengan diameter 1,2 meter kini tersimpan di Museum Mpu Tantular, Sidoarjo. “Arca ini adalah arca pemujaan untuk kesuburan,” katanya.

Penduduk yang berbasis pertanian menggantungkan hidup mereka pada lahan dan air agar hasil panen melimpah. Tradisi batu besar diduga terbawa hingga zaman bercocok tanam di sekitar Pekauman.

“Pendukung jaman bercocok tanam masih menggunakan tradisi megalitikum di Pekauman. Arca itu adalah arca kesuburan, bisa diketahui dari ukuran pinggang yang lebih besar dibanding pahatan lain, melambangkan wanita yang sedang hamil sebagai simbol kesuburan,” ucap arkeolog asal Universitas Negeri Malang, Dwi Cahyono.

Karakter dewi kesuburan di berbagai kebudayaan dunia memiliki gambaran yang sama, seperti patung Artemis di mitologi Yunani,yang juga dipahat dengan ukuran pinggang lebih besar. “Arca mother goddess sering digambarkan dengan bagian pinggang atau payudara yang besar, sebagai simbol kesuburan,” katanya.

Batu yang berdiri memunggungi Gunung Raung diduga sebagai penanda bahwa penduduk Pekauman di zaman Batu Besar dan Bercocok Tanam menganggap Raung sebagai Gunung Suci. Raung sebagai tempat pemberi berkah sekaligus ancaman saat tengah erupsi.

“Memunggungi Raung artinya pelaksana ritual harus menghadap ke Gunung Raung. Berkiblat ke Raung adalah upaya spiritual masyarakat kuno untuk mencegah Raung agar tidak memuntahkan bahaya, sementara mereka membutuhkan Raung yang memberi kesuburan dari abu vulkaniknya.”

**************

Ceritanya serem kan, Nah setelah kita mendengat cerita-cerita yang menakutkan tentang gunung raung sekarang kita lihat sisi positif yang disuguhkan oleh gunung raung. Kali ini kita akan membahas tentang tempat wisata yang bisa kamu kunjungi dan kamu bisa refreshing setelah deadline pekerjaan yang menumpuk.

Berikut ini adalah daftar tempat wisata air terjun yang ada di lereng gunug raung.

Sumber,
https://satujam.com/gunung-raung/

Call Center ExploreWisata.com,
085.643.455.685
D72E559E / 7A722B86
#porter #guide #pemandu #transport lokal #rinjani 3.726 mdpl #semeru 3.676 mdpl #slamet 3.428 mdpl #lawu 3.265 mdpl #merbabu 3.145 mdpl #sindoro 3.150 mdpl #gunungprau 2.565 mdpl #gunungsikunir #porterrinjani #portersemeru #porterargopuro #portermerbabu #porterlawu #porterslamet #portersumbing #portersindoro #kaosadventure #kaosbacpacker #backpackerindonesia #opentripsemeru #opentripmerbabu #opentripkarimunjawa #opentriprinjani #cikuray #gede #parango #gunungsalak #bromo #karimunjawa #guapindul #raftingsungaielo #raftingelo #raftingprogo #tangkubanperahu #derawan #belitung #pahawang #cartensz piramid, #trekkingcartensz #cartenz murah #sevensummit

Related Posts

Komentar

Open Trip Pendakian Gunung

Open Trip Pendakian Gunung Sumbing, Sindoro, Lawu dan Prau 16-17 Agustus 2020. Informasi selengkapnya hubungi +62 85 643 455 685

Gunung Buka Pasca Covid

Covid 19 memang berbahaya namun dengan pengalaman dan mengantisipasi akan menjadikan bahaya tersebut akan berkurang dan dapat ditiadakan. Dengan semangat Anda Aman Bersama Kami, kami akan berupaya untuk menjaga Anda.

Gunung Buka Pasca Covid (Jateng)

Gunung Lawu (21-24 Juni 2020) #Gunung Prau (03 Juli 2020) #Gunung Sindoro (18-24 Juli 2020) #Gunung Sumbing (01 Agustus 2020)

Jabar - Jatim - Sumatra - Lombok - DLL

Gunung Lainnya kunjungi https://www.xplorewisata.com/p/jalur-buka-tutup-pendakian-gunung.html

Cara Menulis Pesan // Komentar

Anda dapat mengomentari artikel ini menggunakan akun google anda. Silahkan untuk masuk ke email anda / akun google kemudian berkomentar secara bijak.

Xplore Wisata // Operator Porter dan Guide Indonesia


  1. Xplore Wisata adalah salah satu pilihan terbaik untuk pendakian gunung terbaik dengan guide dan porter yang berpengalaman di semua gunung Indonesia.
  2. Inovasi selalu kami lakukan sehingga Anda akan mendapatkan kesan terbaik ketika mendaki bersama kami.
  3. Kami akan memastikan bahwa perjalanan anda akan berkesan serta memuaskan dan rindu untuk bertemu dengan tim kami kembali.

Subscribe Our Newsletter