Jadwal Terencana Open Trip dan Private Trip


SALAM PETUALANGAN !!!

Apabila membutuhkan bantuan informasi, konsultasi, reservasi segera hubungi +62 85 643 455 685 [[ Syarif ]] melalui WhatApp. Pesan anda akan kami respon dengan respon terbaik kami !!!

Paket WisataGunung - Lakukan Hal-hal Ini Jika Terjebak Badai dan Petir di Gunung

Porter Merbabu, Porter Semeru, Porter Rinjani, Porter Slamet, Porter Sumbing, Porter Sindoro, Porter Raung, Porter Latimojong, Porter Kerinci, Porter Cartensz, Porter Binaiya, Porter Bukit Raya, Porter Cikuray, Porter Ciremai, Porter Gede Pangrango

Paket WisataGunung - Lakukan Hal-hal Ini Jika Terjebak Badai dan Petir di Gunung

Berikut ini beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk melindungi diri saat terjebak badai dan petir ketika mendaki gunung.

Lakukan Hal-hal Ini Jika Terjebak Badai dan Petir di Gunung 
Jika saat petir terjadi Anda berada di hutan, lebih baik berlindung di dekat pohon yang lebih rendah. (Thinkstock)
 
Tewasnya tiga pendaki akibat tersambar petir di Gunung Prau, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (23/4/2017), menimbulkan duka mendalam di dunia pendakian Tanah Air. Namun di balik peristiwa naas ini, terdapat pelajaran berharga bagi para pendaki mengenai pentingnya memiliki pengetahuan tentang manajemen risiko pendakian.

Fotografer National Geographic Indonesia, Yunaidi, membagikan pengalamannya lolos dari maut saat terjebak badai dan petir dalam pendakian menuju puncak Gunung Kerinci tahun 2012 silam. Ia mengisahkan, saat itu awalnya cuaca cerah, namun berubah drastis saat beranjak siang. Langit tiba-tiba mendung, kemudian hujan deras dan banyak petir. Ia menyaksikan sendiri bagaimana ganasnya petir menyambar pohon yang berjarak hanya beberapa meter dari tempatnya berdiri.

Baca juga: Kang Ogun, Penyintas Kanker yang Berjuang Menggapai Puncak Everest

“Hujan di ketinggian disertai badai dan petir itu petaka bagi pendaki,” ungkapnya.
Untuk menghindari terjebak dalam badai dan petir di gunung, Yunaidi menyarankan kepada para pendaki agar memanfaatkan teknologi sebaik mungkin untuk mengetahui prakiraan cuaca saat mendaki.

Akan tetapi, prakiraan cuaca bisa saja meleset. Jika terlanjur terjebak badai dan petir saat mendaki, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melindungi diri. Menghindari petir di gunung, kata Yunaidi, pada dasarnya sama dengan di dataran rendah. “Hindari berteduh di pohon-pohon yang terlalu tinggi, struktur dari besi seperti tower, dan medan terbuka,” ujarnya.

Baca juga: Gemar Mendaki Gunung? Kenali Gejala Acute Mountain Sickness

Saran yang disampaikan oleh Yunaidi, sama dengan panduan yang dikeluarkan oleh lembaga cuaca Amerika Serikat atau National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Jika saat petir terjadi Anda berada di hutan, lebih baik berlindung di dekat pohon yang lebih rendah.

Jika berkemah di medan terbuka—seperti Gunung Prau, para pendaki disarankan menghindari puncak bukit dan berlindung di ceruk, lembah, ngarai, atau area yang lebih rendah lainnya.

“Jauhi pula air, dan benda-benda yang terbuat dari logam seperti pagar dan tiang. Air dan logam merupakan konduktor listrik yang baik,” demikian tertulis dalam website resmi NOAA.

Menghindari petir dengan berbaring serapat mungkin dengan tanah, mungkin selama ini dianggap tindakan terbaik. Namun NOAA membantah hal ini dan menegaskan bahwa tips itu ketinggalan zaman.

Baca juga: Mengenang Junko Tabei, Perempuan Pertama yang Berhasil Mencapai Puncak Everest

“Ketika petir menghantam Bumi, itu bisa merambat di tanah. Petir bisa berakibat fatal hingga jarak 30 meter dari titik sambaran,” tulis NOAA.

Perlu ditegaskan, cara-cara diatas tidak menjamin Anda tidak tersambar petir, namun setidaknya bisa meminimalisasi risiko. Yunaidi mengatakan, pada akhirnya, yang paling penting adalah melakukan persiapan matang sebelum mendaki. Mulai dari fisik, logistik, peralatan, hingga pengetahuan dasar survival.

“Sebab, kesuksesan pendakian gunung bukanlah ketika kita mencapai puncak, melainkan ketika pulang dengan selamat,” pungkas Yunaidi.
(Lutfi Fauziah)

Sumber,

Call Center ExploreWisata.com,
085.643.455.685
D72E559E / 7A722B86
#porter #guide #pemandu #transport lokal #rinjani 3.726 mdpl #semeru 3.676 mdpl #slamet 3.428 mdpl #lawu 3.265 mdpl #merbabu 3.145 mdpl #sindoro 3.150 mdpl #gunungprau 2.565 mdpl #gunungsikunir #porterrinjani #portersemeru #porterargopuro #portermerbabu #porterlawu #porterslamet #portersumbing #portersindoro #kaosadventure #kaosbacpacker #backpackerindonesia #opentripsemeru #opentripmerbabu #opentripkarimunjawa #opentriprinjani #cikuray #gede #parango #gunungsalak #bromo #karimunjawa #guapindul #raftingsungaielo #raftingelo #raftingprogo #tangkubanperahu #derawan #belitung #pahawang #cartensz piramid, #trekkingcartensz #cartenz murah #sevensummit

Related Posts

Komentar

Open Trip Pendakian Gunung

Open Trip Pendakian Gunung Sumbing, Sindoro, Lawu dan Prau 16-17 Agustus 2020. Informasi selengkapnya hubungi +62 85 643 455 685

Gunung Buka Pasca Covid

Covid 19 memang berbahaya namun dengan pengalaman dan mengantisipasi akan menjadikan bahaya tersebut akan berkurang dan dapat ditiadakan. Dengan semangat Anda Aman Bersama Kami, kami akan berupaya untuk menjaga Anda.

Gunung Buka Pasca Covid (Jateng)

Gunung Lawu (21-24 Juni 2020) #Gunung Prau (03 Juli 2020) #Gunung Sindoro (18-24 Juli 2020) #Gunung Sumbing (01 Agustus 2020)

Jabar - Jatim - Sumatra - Lombok - DLL

Gunung Lainnya kunjungi https://www.xplorewisata.com/p/jalur-buka-tutup-pendakian-gunung.html

Cara Menulis Pesan // Komentar

Anda dapat mengomentari artikel ini menggunakan akun google anda. Silahkan untuk masuk ke email anda / akun google kemudian berkomentar secara bijak.

Xplore Wisata // Operator Porter dan Guide Indonesia


  1. Xplore Wisata adalah salah satu pilihan terbaik untuk pendakian gunung terbaik dengan guide dan porter yang berpengalaman di semua gunung Indonesia.
  2. Inovasi selalu kami lakukan sehingga Anda akan mendapatkan kesan terbaik ketika mendaki bersama kami.
  3. Kami akan memastikan bahwa perjalanan anda akan berkesan serta memuaskan dan rindu untuk bertemu dengan tim kami kembali.

Subscribe Our Newsletter