Jadwal Terencana Open Trip dan Private Trip


SALAM PETUALANGAN !!!

Apabila membutuhkan bantuan informasi, konsultasi, reservasi segera hubungi +62 85 643 455 685 [[ Syarif ]] melalui WhatApp. Pesan anda akan kami respon dengan respon terbaik kami !!!

Mengunjungi Derawan, Maratua, Kakaban, Sangalaki dalam Sehari, Paket Wisata Derawan, Kunjungi Derawan

Mengunjungi Derawan, Maratua, Kakaban, Sangalaki dalam Sehari, Paket Wisata Derawan, Kunjungi Derawan

Kontributor Balikpapan, Dani Julius Zebua
Kompas.com - 28/09/2016, 15:06 WIB
 
Keindahan Pulau Maratua, Kalimantan Timur.(Barry Kusuma)

DERAWAN, KOMPAS.com - Pulau Derawan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, maupun pulau-pulau di sekitarnya memiliki magnet kuat.

Pantai pasir putih, banyak nyiur ataulah pinus melambai, tempat memuja keindahan matahari terbit maupun tenggelam. Laut nan biru apalagi bawah airnya, semua sudut itu adalah spot selfie dan wefie.

Nah, untuk mengabadikan semua spot itu bukan tidak mungkin dilakukan dalam satu hari dan dengan ongkos tidak berlebihan.

Sepasang wisatawan, Galih Mulya dari Bandung, Jawa Barat, bepergian dengan Anggita dari Surabaya, Jawa Timur. Keduanya jalan-jalan ke Derawan dan tiga pulau lain di sekitarnya hanya dalam sehari. Galih dan Gita membuktikan Pulau Derawan, Maratua, Kakaban, Sangalaki bisa dinikmati kurang dari 12 jam.
"Semuanya bagus banget. Empat pulau bisa terkejar meski gelombang (lumayan besar)," kata Galih.

Pulau Derawan, pulau andalan pariwisata Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menyajikan pemandangan bawah air dan atas air yang memesona, Minggu (7/12/2014).(KOMPAS/LUKAS ADI PRASETYA)
 
Itu berarti keindahan pantai Derawan dan Maratua, menyaksikan barisan resort dan homestay yang menjorok ke pantai, mengagumi beningnya air laut, menyaksikan gerombolan barakuda dan satwa air lain bermain di antara kaki bangunan di tepi pantai, semua bisa diabadikan.
 Lalu bisa berenang sepuasnya dengan ubur-ubur tanpa sengat di Kakaban. Dilanjutkan dengan menyaksikan penangkaran penyu sebelum kembali ke Derawan dan masuk ke penginapan.

"Rencananya berakhir menyaksikan matahari terbit dari Derawan. Tapi tidak kelihatan karena pagi ini hujan," kata Gita.

Perjalanan mengelilingi empat pulau itu rupanya tidak perlu merogoh dana besar. Galih dan Gita merancang perjalanannya sendiri. Modalnya hanya keteguhan hati karena berani tawar menawar dengan para transportasi yang mengantar perjalanan keduanya.

"Saya serahkan soal tawar menawar ke Gita," kata Galih.

Berinteraksi dengan ubur-ubur di Danau Kakaban, Kalimantan Timur.(Stanley Ravel/KompasOtomotif)
 
Semua diawali keberangkatan dari Tanjung Redeb, ibu kota Kabupaten Berau, ke dermaga penyeberangan Tanjung Batu, saat pagi. Galih-Gita memilih mobil roda empat yang disewa harga Rp 450.000 sekali antar. Tanjung Redeb ke Tanjung Batu ditempuh dalam waktu 2,5 jam.
 Banyak pilihan perahu cepat di dermaga itu untuk menyeberang ke Derawan atau ke pulau lain, baik speedboat untuk 4 penumpang atau longboat untuk lebih 8 penumpang. "Beruntung langsung ketemu driver speedboat saat tawar menawar. Kebetulan juga dia orang Derawan," kata Galih.

Harga sewa speedboat Rp 1,6 juta untuk jalan seharian hingga kepulangan mereka ke Tanjung Batu keesokan harinya. "Tiba di Derawan jam 10.00. Dapat penginapan Rp 300.000 per malam per kamar, fasilitas 1 tempat tidur, televisi, AC, dan masih baru," kata Galih.

Keduanya tak menyia-nyiakan waktu. Usai masuk penginapan, keduanya bertolak ke Maratua sebagai tujuan pertama. Pulau ini memiliki model pantai, resort, penginapan dan resto di atas laut, mirip di Derawan. Hanya saja, wisatawan mancanegara lebih banyak ditemui di sana.

Keindahan bawah laut di Pulau Sangalaki, Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur.(DOK INDONESIA.TRAVEL)
 
Usai mengabadikan beberapa sudut pantai, keduanya melanjutkan ke Kakaban. Lebih dari satu jam di Kakaban. Keduanya berenang di antara ubur-ubur tidak menyengat.
 
Dari Kakaban, mereka langsung melanjutkan ke Sangalaki untuk menyaksikan sebentar penangkaran penyu. "Dari Sangalaki menuju ke penginapan di Derawan," kata Galih.

Perjalanan dengan speedboat dari Sangalaki hanya 60 menit. Mereka tiba menjelang senja. "Menurut saya, perjalanan ini cukup murah karena bisa dapat semua pulau dengan waktu sehari. Tidak didapat di tempat lain seperti ini," kata Galih.

Harga Standar
Sejatinya sudah banyak paket wisata ke Derawan dan pulau-pulau di sekitarnya. Banyak pula yang  ditawarkan lewat situs-situs online. Bukan hanya wisata pulau, tetapi juga snorkeling, menyelam, bahkan ada paket menyelam bersama hiu paus dan pari manta, juga Biduk-biduk.

Pemandangan Pantai Maratua. Pulau Maratua adalah salah satu pulau terluar di Indonesia. (KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO)
 
Namun, lantaran belum ada harga standar berwisata, kata Sulaiman asal Tanjung Redeb, tawar menawar dengan driver mobil ataupun speedboat sangat menentukan. Hati-hati dengan banyak calo speedboat di sana. Mereka sulit dibedakan dari para driver speedboat.
 "Bila tidak terbiasa akan kena harga tinggi," kata Sulaiman.

Sulaiman memaparkan, karena kondisi ini banyak wisatawan semacam Galih dan Gita,  di mana mereka merancang rencana perjalanan sendiri dengan budget minim tapi bisa menikmati semua eksotika kepulauan Derawan.

Sulaiman merupakan rekanan perusahaan batu bara PT Berau Coal. Ia sering menemani para tamu perusahaan itu mengunjungi beberapa destinasi Berau, khususnya Derawan dan pulau-pulau di sekitarnya, bahkan titik-titik penyelaman.

Tak sedikit dari antara para tamu itu memiliki kisah yang sama dengan Galih dan Gita, yakni memilih bermalam di Derawan atau Maratua, lantas paginya pulang setelah keliling ke pulau-pulau lain. Namun ada pula yang memilih tidak menginap tapi langsung pulang ke Tanjung Redeb.

Sudah 47 stupa yang dilepaskan ke dalam laut. Semua masih di sekitaran pulau Rabu Rabu.(KOMPAS.com/Dani J)
 
"Seharian keliling empat pulau juga tak apa, karena memang bisa. Kita lihat saja waktunya. Menginap di Tanjung Batu pun bisa. Atau mau langsung pulang. Semua tergantung permintaan," kata Sulaiman. "Saya mengikuti kemauan tamu saja," tambah Sulaiman.


PenulisKontributor Balikpapan, Dani Julius Zebua
EditorI Made Asdhiana

Sumber,

Call Center ExploreWisata.com,
085.643.455.685
D72E559E / 7A722B86
#porter #guide #pemandu #transport lokal #rinjani 3.726 mdpl #semeru 3.676 mdpl #slamet 3.428 mdpl #lawu 3.265 mdpl #merbabu 3.145 mdpl #sindoro 3.150 mdpl #gunungprau 2.565 mdpl #gunungsikunir #porterrinjani #portersemeru #porterargopuro #portermerbabu #porterlawu #porterslamet #portersumbing #portersindoro #kaosadventure #kaosbacpacker #backpackerindonesia #opentripsemeru #opentripmerbabu #opentripkarimunjawa #opentriprinjani #cikuray #gede #parango #gunungsalak #bromo #karimunjawa #guapindul #raftingsungaielo #raftingelo #raftingprogo #tangkubanperahu

Related Posts

Komentar

Open Trip Pendakian Gunung

Open Trip Pendakian Gunung Sumbing, Sindoro, Lawu dan Prau 16-17 Agustus 2020. Informasi selengkapnya hubungi +62 85 643 455 685

Gunung Buka Pasca Covid

Covid 19 memang berbahaya namun dengan pengalaman dan mengantisipasi akan menjadikan bahaya tersebut akan berkurang dan dapat ditiadakan. Dengan semangat Anda Aman Bersama Kami, kami akan berupaya untuk menjaga Anda.

Gunung Buka Pasca Covid (Jateng)

Gunung Lawu (21-24 Juni 2020) #Gunung Prau (03 Juli 2020) #Gunung Sindoro (18-24 Juli 2020) #Gunung Sumbing (01 Agustus 2020)

Jabar - Jatim - Sumatra - Lombok - DLL

Gunung Lainnya kunjungi https://www.xplorewisata.com/p/jalur-buka-tutup-pendakian-gunung.html

Cara Menulis Pesan // Komentar

Anda dapat mengomentari artikel ini menggunakan akun google anda. Silahkan untuk masuk ke email anda / akun google kemudian berkomentar secara bijak.

Xplore Wisata // Operator Porter dan Guide Indonesia


  1. Xplore Wisata adalah salah satu pilihan terbaik untuk pendakian gunung terbaik dengan guide dan porter yang berpengalaman di semua gunung Indonesia.
  2. Inovasi selalu kami lakukan sehingga Anda akan mendapatkan kesan terbaik ketika mendaki bersama kami.
  3. Kami akan memastikan bahwa perjalanan anda akan berkesan serta memuaskan dan rindu untuk bertemu dengan tim kami kembali.

Subscribe Our Newsletter